• About
  • Contact
  • Sitemap
  • Privacy Policy

Kemeriahan di Hari Krida Pertanian Ke-42 Kabupaten Bandung

 on Tuesday, December 30, 2014  



Kemeriahan di Hari Krida Pertanian Ke-42
Hari Krida Pertanian (HKP) Ke-42 tingkat Kabupaten Bandung berlangsung meriah. Bupati Bandung H. Dadang M. Naser membuka langsung kegiatan tersebut. Selain itu, kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya ini dihadiri Ketua KTNA  Kabupaten Bandung H. Nono Sambas, Kepala Badan Ketahana Pangan dan Pelaksanaan Penyuluhan (BKP3) Dadang Hermawan, Perwakilan Kaporles, beberapa kepala dinas serta petani dan anggota KTNA ikut hadir.
HKP yang senantiasa diperingati oleh masyarakat pertanian yaitu para petani, peternak, pegawai dan para pengusaha yang bergerak dibidang pertanian. Kegitan ini Berlangsung di halaman dan badan jalan yang berada di depan Kantor Dinas Bapapsi dan BKP3 Kabupaten Bandung. Di sepanjang jalan tersebut berjajar 22 stand yang memamerkan hasil pertanian dan perikanan, serta olahan masyarakat Kabupaten Bandung.
Tema HKP Ke-42 tingkat Kabupaten Bandung kali ini adalah, “Dengan Semangat Sabilulungan Kita Peringati Hari Krida Pertanian Yang Ke-42 Untuk Mendukung Kemandirian Pangan Demi Mewujudkan Kabupaten Bandung Maju, Mandiri dan Berdaya Saing”
Dari 22 stand tersebut 8 stand diisi oleh perwakilan UPT – PPP Kabupaten Bandung. 8 UPT – PPP tersebut diantaranya Kecamatan Bojong Soang, Solokan Jeruk, Pacet, Cilengkrang, Cikancung, Banjaran, Ciwidey dan Soreang. Stand tersebut dihias semenarik mungkin karena nantinya masuk dalam penilaian dewan juri. Ada yang menghiasnya bernuansakan sunda, alam, kebun dan lain-lain.
Disetiap standnya para perwakilan UPT – PPP harus memamerkan hasil pangan dan olahan asli dari kecamatannya. Selain dipamerkan, hasil pangan dan olahan tersebut dijual.  Dalam kesempatan itu ada yang memamerkan Singkong Bima Putra Raksasa sebesar paha orang dewasa atau seberat 190 kg display didepan UPT-PPP Kecamatan Soreang, Egg Roll yang berbahan baku dari ganyol merupakan produk olahan lokal Kecamatan B, Madu Hitamojong Soang, Madu Lebah Kecil dan Madu Manis asli dasil budidaya petani dari Kecamatan Cilengkrang dan masih banyak lagi sesuai produk khas asal UPT – PPP tersebut.
Kegiatan tersebut berlangsung 3 hari dari Tanggal 29-31 Oktober. Tapi, kemeriahan kegiatan ada di Tanggal 30-31 Oktober karena pada Tanggal 29 para petani se-Kabupaten Bandung melakukan mimbar sarasehan pertemuan antara petani dengan Bupati Bandung dan pejabat terkait di Gedung Korpri Kabupaten Bandung yang berdialog menyoal ketahanan pangan.
Dalam kesempatan tersebut, H. Nono Sambas selaku ketua panitia mengungkapkan, kegiatan tersebut  dihadiri sekitar 1500 orang. Kegiatan tahunan ini merupakan ajang pertemuan antara pelaku utama dan pelaku usaha, petani, nelayan serta  penyuluh dan pengembang se-Kabupaten Bandung untuk lebih mengakrabkan. Juga kegiatan ini merupakan ulang tahun insan pertanian.
“Momen hari Krida Pertanian ini diharapkan dapat dijadikan wahana bagi para petani dan penyuluh untuk melakukan konsolidasi, pengembangan diri, aspresiasi, motivasi, meningkatkan kreativitas diri dan ajang menukarkan informasi,” ungkapnya.
Dia berharap dengan adanya acara ini semua element terkait dapat bersinergi, “Para petani harus menerapkan semangat sabilulungan sesuai tema HKP Ke-42 ini, agar setiap tahunnya hasil panen dapat meningkat dan mensejahterakan Kabupaten Bangung,” katanya.
Samahalnya dengan Nono, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten BandungCecep Suhendar mengatakan bahwa pertanian dan ketahanan pangan merupakan hal utama dalam kehidupan.  “Sebab bila kedua sektor itu melemah maka akan menjadi implikasi yang meluas di masyarakat. Apabila kebutuhan pangan tidak terpenuhi dalam artian perut manusia akan kosong. Maka akan mengundang kejahatan demi memenuhi kebutuhan hidupnya itu,” katanya.
Dia meyakini, kalau Kabupaten Bandung untuk urusan ketahanan pangan masih diatas rata-rata karena kebutuhan masyarakatKabupaten Bandung akan sayur sudah terpenuhi. “Terbukti dengan dinobatkannya Bupati Bandung H. Dadang M. Naser sebagai Pembina Ketahanan Pangan Jawa Barat baru-baru ini.”
Rangkaian acara dalam kegiatan ini yaitu Pameran Pembangunan Pertanian se-Kabupaten Bandung, lomba asah terampil, lomba menentukan berat badan domba, lomba menentukan jenis kelamin unggas, jamu ternak dan kegiatan lainnya. Juga, penyerahan Buku Aspek Khas Petani Maju dan Kelompok Tani Unggulan hasil kegiatan gerakan penyusunan program penyuluhan (GP-3) melalui metodelogi penyelenggaraan penyuluh partisipatif (MP-3) dari Kepala BKP3 kepada Bupati dan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung.
Sementara itu Dadang Subarna Ketua UPT – PPP Bojong Soang mengaku pihaknya sangat antusias mengikuti kegiatan HKP Ke-42 ini. “Ini ajang para petani untuk memamerkan hasil panennya atau hasil pertanannya. Karena wilayah Bojong Soang ada di perkotaan dengan mengikuti kegiatan kita dapat mendapatkan informasi tentang pemanfaatan halaman seperti salahsatu programnya BKP3 Kabupaten Bandung yaitu KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari melaui KWT (Kelompok Wanita Tani,” ktanya.
Dia berharap kepada pemerintah agar acara ini tidak hentinya dilakukan setiap tahunya. “Harapan kami kepada agar pemerintah terus melakukan pembinaan dan pembinaannya sampai kepada kami. Saat ini kami memutuhkan banyak bantuan, contohnya kekurangan alat produksi, alat produksinya masih beli kaarena masih kurang,” harapnya.

Persiapan Hari Krida Pertanian Tingkat Jabar
Peringatan HKP Ke-42 tingkat Kabupaten Bandung merupkan persiapan dalam menuju HKP Ke-43 tingkat Jawa Barat yang akan diselenggarakan pada Tahun 2015 dan Kabupaten Bandung merupakan tuan rumah dalam kegiatan tersebut.
Kepala BKP3 Dadang Hermawan mengatakan, tahun depan Kabupaten Bandung akan menjadi tuan rumah perayaan HKP Ke-43 tingkat Jawa Barat. “Ini merupakan persiapan dan pemanasan untuk tahun depan,” katanya.
Pada hakekatnya HKP merupakan hari bersyukur, hari berbangga hati, sekaligus hari dharma bakti. Perayaan HKP diyakini merupakan hari  bersyukur para petani dan dharma bakti segenap bidang pertanian yang bertujuan menambah wawasan insan pertanian. “Ini hari bersyukur para petani yang dilakukan setiap satu tahun sekali, hari bersyukur atas hasil panennya,” ungkapnaya.
Pada hari tersebut masyarakat tani  menyampaikan rasa syukur mereka kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan nikmat yang dilimpahkannya berupa hasil panen yang berlimpah, kekayaan yang melimpah seperti bumi, air, matahari, iklim, kekayaan flora dan fauna serta mineral-mineral yang oleh masyarakat tani diolahuntuk dimanfaatkan dan mensejahterakan umat manusia.
HKT juga dikenal sebagai hari untuk berbangga hati atas prestasi dan hasil yang diperoleh satu tahun kebelakang bekerjakeras tanpa mengenal lelah dalam bertani demi memenuhi ketahanan pangan yang saat ini mulai melemah.

Plopor KWT Diberi Penghargaan
Di HKP Ke-42 tingkat Kabupaten Bandung. Neneng Nurhayati, KWT Jati 7 Kecamatan Cilengkrang diberi penghargaan plopor KWT di Kabupaten Bandung.
Dadang mengatakan, penghargaan tersebut layak diberikan kepada Neneng. “Sebagai tokoh masyarakat yang responsip dalam KWT dan pengembangan KRPL, saya rasa layak ia mendapatkan aspresiasi dari pemerintah karena ia akan menjadi sumber inspirasi orang lain,” ungkapnya.
“Selain itu, ia lebih dulu mengembangkan program ini sebelum pemerintah.” Terbukti dari banyak kunjungan para petani dari luar daerah sebagai tempat study banding.
Sementara itu kesenangan terlihat dari wajah Neneng yang bersinar saat mendapatkan penghargaan, di cukup mengaspresiasi beberapa program pemerintah yyang berhubungan dengan ketahan pangan, juga ia sangan mengaspresiasi kegiatan Hari Krida Ke-42 tingkat Kabupaten Bandung ini.
Kegiatan ini sangat bagus sekali, ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah untuk membeerdayakan kaum petani, disisilain juga dengan adanya kegiartan ini produktifitas KWT bisa langsung terangkat, prekonomian bisa meningkat dan dapat dirasakan oleh kelompok masing-masing.
“Dengan ada kegiatan  ini kemampuan paraibu yang tergabung dalam KWT dapat tersalurkan. Olahan pangan snack dan cemilan sayuran, buah organik yang dihasilkan para petani dipamerkan dan dikenal orang khususnya masyarakat Kabupaten Bandung,” pungkasnya. Wisma Putra

Kemeriahan di Hari Krida Pertanian Ke-42 Kabupaten Bandung 4.5 5 Wisma Putra Tile Tuesday, December 30, 2014 Kemeriahan di Hari Krida Pertanian Ke-42 Hari Krida Pertanian (HKP) Ke-42 tingkat Kabupaten Bandung berlangsung meriah. Bupati Bandung H. D...


No comments:

Post a Comment

Wisma Putra. Powered by Blogger.
J-Theme